728 x 90

artikel Sumedang


Jeruk Cikoneng
18 Apr 2019 | 273 views

| | |




Jeruk Cikoneng merupakan flora unggulan Sumedang yang hanya berbuah di bulan April hingga Juni. Jeruk Cikoneng berasal dari Desa Cikoneng, kecamatan Ganeas memiliki ukuran yang besar menyerupai jeruk Bali. 

Perbedaan jeruk Bali dengan jeruk Cikoneng adalah dari rasa serta warna dalam jeruknya, warna jeruknya sedikit lebih merah dibandingkan dengan jeruk Bali serta tidak meninggalkan pait dan jauh lebih manis rasanya. 

Di daerah asalnya sendiri jeruk Cikoneng sering ditanam di pekarangan rumah karena pembudidayaannya yang relatif mudah. Biasanya yang ditanam dan dibudidayakan di pekarangan rumah hanya dijadikan konsumsi pribadi, namun untuk dijual biasanya di tanam diperkebunan. Jeruk Cikoneng dijual pinggir jalan daerah Cikoneng oleh pedagang kaki lima, jika sedang musimnya masyarakat Sumedang dapat dengan mudah mendapatkannya di daerah pasar modern Sumedang. 

Saat ini Blok Angkeub, Desa Bantarmara, Kecamatan Cisarua menjadi perkebunan jeruk Cikoneng. Ada sekitar 2.500 pohon jeruk di lahan seluas 20 hektare itu yang dikelola sekitar 70 petani dari Tani Mekarjaya Lestari.Perkebunan ini untuk mengembalikan jeruk Cikoneng di Indonesia yang selama ini hampir tidak ditemukan di pasaran. Jeruk Cikoneng mengalami kejayaan sekitar tahun 1980-an. [rtn]




sumber :