728 x 90

Berita Sumedang


Stunting Masalah Bersama
18 Sep 2019 | 13 views

| | |




SUMEDANGKAB.GO.ID, KOTA - Stunting merupakan masalah bersama yang hanya bisa diatasi dengan strategi dan program yang sinergis lintas sektor dalam penanganannya. Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir membuka kegiatan Workshop Penanggulangan Stunting Kabupaten Sumedang di Era Industri 4.0 di Gedung Negara, Rabu (18/9/2019).

Bupati mengajak seluruh peserta workshop yang terdiri atas SKPD dan kecamatan se-Kabupaten Sumedang untuk bersama-sama menangani stunting. "Masalah stunting ini tidak terlepas dari peran serta tanggung jawab kita semua," katanya.

Stunting merupakan kondisi terjadi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya stunting diantaranya kurangnya asupan gizi, pola asuh dan pola makan yang kurang baik, perilaku tidak sehat, sanitasi yang buruk, kemiskinanserta sosial masyarakat.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI menunjukkan angka Stunting di Kabupaten Sumedang Tahun 2013 -2018 tergolong tinggi yakni 32,20%. "Berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Sumedang Tahun 2018-2023, target penurunan stunting sebesar 17 % artinya dalam 5 tahun angka stunting harus turun 15,2 % atau 3,04 % per tahun," katanya.

Bupati mengatakan, stunting akan diatasi dengan berbagai program dan kegiatan salah satunya kegiatan Workshop tersebut. "Kegiatan ini nantinya akan bermanfaat dalam upaya kita 'mengeroyok' stunting di Kabupaten Sumedang," ujarnya.

Pembukaan workshop dihadiri Sekretaris Daerah Herman Suryatman dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang Hj. Susi Gantini. Narasumber workshop terdiri atas Ade Prihadi, Kasubdit Infrastruktur dan Interoperabilitas pada Direktorat LAIP Kominfo RI dan Prof. Dr. Budi Satriabudiawan, Direktur Kerjasama dan Korporasi Akademik Unpad. [hms/mth]




sumber :