728 x 90

Artikel Sumedang

Artikel
Website Kabupaten Sumedang


Darmaraja Kecamatan Paling Tua di Sumedang
| 161 views

| | |



Kecamatan Darmaraja merupakan wilayah paling tua di Kabupaten Sumedang. Terletak di wilayah tenggara Kabupaten Sumedang, Darmaraja mampu bangkit dalam membangun berbagai bidang seperti pendidikan, kebudayaan serta ekonomi dan SDM masyarakatnya.

Secara geografis wilayah Kecamatan Darmaraja memiliki luas wilayah  .4983,38 kilometer persegi dan terbagi  menjadi  12 desa. Ke-12 desa itu, Pakualam, Karangpakuan, Cikeusi, Tarunajaya, Cieunteung, Cipeuteuy. Kemudian Desa Sukamenak, Sukaratu serta Desa Darmaraja, Darmajaya, Ranggon dan Neglasari.

Kecamatan Darmaraja  berbatasan dengan Kecamatan Cibugel di sebelah  selatan. Di sebelah utara dengan Kecamatan Jatigede kemudian di sebelah barat barat dengan Kecamatan Cisitu dan disebelah timur dengan Kecamatan Wado.  

Untuk kontur wilayah sebagian besar dataran adapun wilayah pegunungan berada di selatan di Desa Ranggon, Neglasari dan Cipeuteuy.  Dari 12 Desa tersebut, berdasarkan pemutakhiran data terakhir penduduk  Kecamatan Darmaraja sekitar  42.661 jiwa.

Camat Darmaraja, Agus Kori Hidayat menyebutkan, Darmaraja tumbuh dan  berkembang karena diproyeksikan menjadi green belt (sabuk hijau) atau  daerah penyangga Bendungan Jatigede yang secara otomatis menjadi titik sentral pengembangan wilayah penyangga.

Sebagai wilayah penyangga, kata Agus, Darmaraja diprediksi akan jadi wilayah tujuan wisata, karena keberadaan wilayahnya, tepat di pinggir Waduk Jatigede. Melihat dari pemetaan tersebut maka perkembangan wilayah menjadi pesat. 
Indikasinya menurut Agus, banyak sudah para pengusaha atau masyarakat yang membangun fasilitas perekonomian baik swasta maupun individu.

“Indikatornya banyak, harga tanah di wilayah Darmaraja itu naik jauh. Kemudian lihat saja berbagai fasilitas pendorong perekonomian banyak dibangun di sepanjang jalan Darmaraja. Karena masyarakat yakin Darmaraja akan menjadi titik tujuan wisata seiring adanya pembangunan Bendungan Jatigede,” ujarnya.

Ia menyebutkan, fasilitas pendukung untuk menjadi wilayah yang maju dan tentunya sebagai tujuan wisata  sudah bisa dimiliki Kecamatan Darmaraja, seperti pasar, sarana pendidikan tingkat SLTA, serta  penunjang-penunjang bidang perdagangan serta penunjang ekonomi lainnya seperti bank-bank dan industri rumahan serta fasilitas umum lainnya. 

“Semua itu, menjadi tolok ukur kemajuan dan masyarakat Darmaraja  umumnya sadar kedepan wilayahnya akan menjadi ramai,” katanya.

Namun demikian sambung Agus masih banyak yang harus dibenahi untuk menyongsong kemajuan tersebut seperti perbaikan insfrastruktur serta sumber daya manusianya. “Jika sumber dayanya siap, tentunya proyeksi kedepan akan terjawab,” imbuhnya. (nsa)




sumber :