728 x 90

Berita Sumedang

Berita
Website Kabupaten Sumedang


Taklim Aparatur Bulan September Dengan Tema "Iktiar Memperbaiki Diri"
11 Sep 2019 | 20 views

| | |



SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG — Sekretariat DPRD Kabupaten Sumedang menggelar Taklim Aparatur, di ruang Paripurna DPRD Sumedang, Rabu (11/9/2019). Yang mana, diikuti segenap pegawai Setwan mulai dari Sekretaris DPRD Drs. H. Sonson M Nurikhsan M.Si, para Kepala Bagian, Sub Bagian, hingga para staf lainnya termasuk siswa-siswi PKL.

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari pembacaan ayat suci Alquran berikut terjemahannya, pembacaan selawat/sholawat yang diikuti segenap pegawai, mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh mubalig K.H. Abdul Hafidz, kemudian diakhiri dengan doa bersama.

Dalam sambutannya, Sekretaris DPRD Sumedang Drs. H. Sonson M Nurikhsan menuturkan, dengan kegiatan taklim di lingkungan Setwan Sumedang tersebut merupakan salah satu ikhtiar/upaya untum terus memperbaiki diri. Yang diharapkan dapat merubah dan meningkatkan kualitas mental dan sikap para pegawai.

Selain itu, kata Sonson, guna meningkatkan kualitas kegiatan agar hasilnya berdampak optimal, pihaknya akan menerapkan kurikulum pada bahasan ceramah yang akan disampaikan.

“Ini merupakan bulan ke dua saya mengikuti taklim di Sekratriat DPRD Sumedang. Mudah-mudahan ada dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Untuk taklim periode ini dan ke depannya, akan memakai kurikulum agar bahasan ceramah lebih tersusun. Mudah-mudahan kegiatan ini juga dapat merubah mental dan sikap. Berikhtiar untuk bisa lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, melalui kegiatan tersebut, Mubalig K.H. Abdul Hafidz menyampaikan ceramah dengan tema Sehat Wal afiat. Menurutnya, selain harus senantiasa sehat jasmani, para pegawai juga harus pintar atau bijaksana dan benar dalam menjalani kehidupan.

Kiai Abdul mengungkapkan, terdapat 10 kriteria. Lima di dunia, yaitu gemar mencari ilmu, beridadah, mencari rezeki halal, bersabar dan selalu bersyukur.

Kemudian, lima di akhirat mencakup perlindungan Allah dari berbagai penderitaan, mulai dari siksaan kubur, neraka, hisab dan kesulitan-kesulitan lainnya di akhirat.

“Jadi baik dalam keadaan sehat maupun sehat, kita harus afiat. Harus tetap beridabah. Bekerja dengan niat ibadah. Baru dikatakan afiat,” ungkapnya.

Kiai Abdul juga mengatakan, selain merupakan upaya mendukung visi misi bupati Sumedang Simpati, yaitu Sumedang yang agamis, kegiatan pengajian juga merupakan perintah langsung dari Allah SWT. humas dan protokol




sumber :